kerja prestatif

Hay …. Kali ini saya akan membahas tentang kerja prestatif. Kerja prestatif ini sangat berhubungan dengan kewirausahaan. Mungkin pada beberapa halaman saya yang lain juga akan banyak membahas tentang kewirausahaan tapi kali ini saya akan membahas sedikit tentang apa itu kerja prestatif? kalau mau tau, langsung simak aja penjelasan – penjelasan berikut ini :

1.     Kerja prestatif
            Perilaku kerja prestatif adalah orang yang selalu ingin maju atau berambisi maju. Seorang wirausaha yang mempunyai perilaku kerja prestatif harus memiliki komitmen tinggi terhadap pekerjaannya dan setiap pikirannya tidak lepas dari bisnisnya. perilaku kerja prestatif adalah sebagai modal dasar untuk keberhasilan seorang wirausaha.

Menurut Zimmerer,karakteristik wirausaha yang berhasil karena bekerja secara prestatif adalah
1. memiliki kemampuan memimpin
2. memiliki komitmen tinggi terhadap pekerjaannya
3. mau bertanggung jawab
4. memiliki motivasi untuk lebih unggul
5. kreatif dan fleksibel
6. mempertahankan minat kewirausahaan dalam dirinya
7. yakin pada diri sendiri
8. berorientasi pada masa depan
9. mau belajar dari kegagalan
10. peluang untuk mencapai obsesi
11. toleransi untuk mencapai risiko kebimbangan dan ketidakpastian.
jika karakteristik prestatif di atas diterapkan oleh seorang wirausaha di dalam bisnis,maka :
1. wirausaha memiliki tekad kuat berusaha tetapi bukan karena terpaksa
2. wirausaha akan mawas diri dan bertekad bulat untuk maju
3. wirausaha berpikir ada kemungkinan gagal,tapi ia tidak gentar
4. wirausaha ingin maju/mandiri,walaupun resiko tinggi
5. wirausaha berpikir positif karena ingin berkreatif
·         Sikap dan Perilaku Kerja Prestatif
menurut Stephen Covey di dalam bukunya "First Thing's First" ada 4 sisi potensial yang dimiliki manusia untuk maju,yaitu :
1.         Self awareness(sikap mawas diri)
2.         Conscience(mempertajam suara hati)
3.         Independent will(pandangan independen untuk bakal bertindak)
4.         Creative Imagination(berpikir mengarah kedepan untuk memecahkan masalah dengan imajinasi serta adaptasi yang tepat)

·         Aspek-aspek Kerja Prestatif
1) Kerja IkhlasKerja ikhlas adalah bekerja dengan baik ebrsungguh-sungguh dapat menghasilkan sesuatu yang baik dilandasi dengan hati yang tulus. Contohnya : seorang buruh pabrik yang bekerja dengan gaji pas-pasan,namun tetap bekerja dengan baik,melaksanakan pekerjaan dengan tulus dan semata-mata merupakan pengabdian kepada pekerjaannya yang menghasilkan uang untuk keperluan hidup keluarganya.

2) Kerja Mawas Diri dari Rasa Emosional : Kerja mawas diri dapat diartikan tidak tergesa-gesa dalam mengambil suatu tindakan,tidak mudah terpancing oleh suasana dalam menerima suatu kritikan maupun pujian. Contoh :seorang pemimpin perusahaan yang memiliki masalah pribadi dirumah dengan keluarganya,tidak boleh membawa masalah ke perusahaan.

3) Kerja Cerdas : Kerja cerdas adalah bekerja dengan menggunakan pikiran yang tajam,cepat,tepat dalam menerima,menanggapi,menentukan sikap dan berbuat. bekerja tidak hanya mengandalkan otot saja,akan tetapi otak juga. Contoh :wirausaha dalam bekerja menggunakan konsep keilmuan,misalnya penggunaan teknologi tepat,menggunakan konsep hitung menghitung(matematika),menggunakan bahasa global,pandai bernegosiasi,berkomunikasi dan mengelola informasi.

4) Kerja Keras : Kerja keras berarti bekerja dengan menggunakan sumber daya secara optimal,misalnya tenaga,pikiran,dan perasaan dalam menggunakan waktu,bahan,dana, dan alat. Contoh :seorang penjual kayu bakar yang rumahnya di pegunungan setiap hari berangkat pagi-pagi buta,meskipun cuaca masih gelap,kadang-kadang membawa obor penerang jalan,sesampainya di pasar dengan sabar menawarkan dagangan sampai laku,kadang kala sampai siang baru laku terjual.

5) Kerja Tuntas : Kerja tuntas adalah kerja yang tidak setengah-setengah dan mampu mengorganisasikan bagian usaha secara terpadu dari awal sampai akhir untuk dapat menghasilkan usahanya secara maksimal. Contoh :seorang pengusaha warung apung dapat mengorganisasikan usahanya alat yang dibutuhkan,proses pembuatan menu makanan,kemungkinan kerugian sampai mendapatkan hasil akhir yaitu laba.


Nah kawan, hanya itu yang saya dapat kupas pada kali ini, saya hanya dapat membahas tentang pengertian, sikap, dan aspek yang ada dalam kerja prestatif. Jadi jika ada silap kata dan kekurangan saya dalam menulis saya meminta maaf sebesar – besarnya. Mohon maklum ya, baru belajar juga blognya. Semoga bermanfaat bagi yang telah membacanya. Terima kasih J.

0 Response to "kerja prestatif"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel