kerja prestatif
Sunday, July 23, 2017
Add Comment
Hay
…. Kali ini saya akan membahas tentang kerja prestatif. Kerja prestatif ini
sangat berhubungan dengan kewirausahaan. Mungkin pada beberapa halaman saya
yang lain juga akan banyak membahas tentang kewirausahaan tapi kali ini saya
akan membahas sedikit tentang apa itu kerja prestatif? kalau mau tau,
langsung simak aja penjelasan – penjelasan berikut ini :
1.
Kerja prestatif
Perilaku
kerja prestatif adalah orang yang selalu ingin maju atau berambisi maju.
Seorang wirausaha yang mempunyai perilaku kerja prestatif harus memiliki
komitmen tinggi terhadap pekerjaannya dan setiap pikirannya tidak lepas dari
bisnisnya. perilaku kerja prestatif adalah sebagai modal dasar untuk
keberhasilan seorang wirausaha.
Menurut Zimmerer,karakteristik
wirausaha yang berhasil karena bekerja secara prestatif adalah
1. memiliki kemampuan memimpin
2. memiliki komitmen tinggi terhadap pekerjaannya
3. mau bertanggung jawab
4. memiliki motivasi untuk lebih unggul
5. kreatif dan fleksibel
6. mempertahankan minat kewirausahaan dalam dirinya
7. yakin pada diri sendiri
8. berorientasi pada masa depan
9. mau belajar dari kegagalan
10. peluang untuk mencapai obsesi
11. toleransi untuk mencapai risiko kebimbangan dan ketidakpastian.
jika
karakteristik prestatif di atas diterapkan oleh seorang wirausaha di dalam
bisnis,maka :
1. wirausaha memiliki tekad kuat berusaha tetapi bukan karena
terpaksa
2. wirausaha akan mawas diri dan bertekad bulat untuk maju
3. wirausaha berpikir ada kemungkinan gagal,tapi ia tidak gentar
4. wirausaha ingin maju/mandiri,walaupun resiko tinggi
5. wirausaha berpikir positif karena ingin berkreatif
·
Sikap
dan Perilaku Kerja Prestatif
menurut
Stephen Covey di dalam bukunya "First Thing's First" ada 4 sisi
potensial yang dimiliki manusia untuk maju,yaitu :
1. Self awareness(sikap mawas diri)
2. Conscience(mempertajam suara hati)
3. Independent will(pandangan independen
untuk bakal bertindak)
4. Creative Imagination(berpikir mengarah
kedepan untuk memecahkan masalah dengan imajinasi serta adaptasi yang tepat)
·
Aspek-aspek
Kerja Prestatif
1)
Kerja IkhlasKerja ikhlas adalah bekerja dengan baik ebrsungguh-sungguh dapat
menghasilkan sesuatu yang baik dilandasi dengan hati yang tulus. Contohnya :
seorang buruh pabrik yang bekerja dengan gaji pas-pasan,namun tetap bekerja dengan
baik,melaksanakan pekerjaan dengan tulus dan semata-mata merupakan pengabdian
kepada pekerjaannya yang menghasilkan uang untuk keperluan hidup keluarganya.
2)
Kerja Mawas Diri dari Rasa Emosional : Kerja mawas diri dapat diartikan tidak
tergesa-gesa dalam mengambil suatu tindakan,tidak mudah terpancing oleh suasana
dalam menerima suatu kritikan maupun pujian. Contoh :seorang pemimpin
perusahaan yang memiliki masalah pribadi dirumah dengan keluarganya,tidak boleh
membawa masalah ke perusahaan.
3)
Kerja Cerdas : Kerja cerdas adalah bekerja dengan menggunakan pikiran yang
tajam,cepat,tepat dalam menerima,menanggapi,menentukan sikap dan berbuat.
bekerja tidak hanya mengandalkan otot saja,akan tetapi otak juga. Contoh
:wirausaha dalam bekerja menggunakan konsep keilmuan,misalnya penggunaan
teknologi tepat,menggunakan konsep hitung menghitung(matematika),menggunakan
bahasa global,pandai bernegosiasi,berkomunikasi dan mengelola informasi.
4)
Kerja Keras : Kerja keras berarti bekerja dengan menggunakan sumber daya secara
optimal,misalnya tenaga,pikiran,dan perasaan dalam menggunakan
waktu,bahan,dana, dan alat. Contoh :seorang penjual kayu bakar yang rumahnya di
pegunungan setiap hari berangkat pagi-pagi buta,meskipun cuaca masih
gelap,kadang-kadang membawa obor penerang jalan,sesampainya di pasar dengan
sabar menawarkan dagangan sampai laku,kadang kala sampai siang baru laku
terjual.
5)
Kerja Tuntas : Kerja tuntas adalah kerja yang tidak setengah-setengah dan mampu
mengorganisasikan bagian usaha secara terpadu dari awal sampai akhir untuk
dapat menghasilkan usahanya secara maksimal. Contoh :seorang pengusaha warung
apung dapat mengorganisasikan usahanya alat yang dibutuhkan,proses pembuatan
menu makanan,kemungkinan kerugian sampai mendapatkan hasil akhir yaitu laba.
Nah
kawan, hanya itu yang saya dapat kupas pada kali ini, saya hanya dapat membahas
tentang pengertian, sikap, dan aspek yang ada dalam kerja prestatif. Jadi jika
ada silap kata dan kekurangan saya dalam menulis saya meminta maaf sebesar –
besarnya. Mohon maklum ya, baru belajar juga blognya. Semoga bermanfaat bagi
yang telah membacanya. Terima kasih J.
0 Response to "kerja prestatif"
Post a Comment